Selasa, 18 Oktober 2016

Pergaulan dan Rak Sepatu

Sepatu adalah salah satu fashion item yang biasanya dipakai untuk alas kaki. Karena orang-orang akan menjadi sangat heran ketika melihat sepatu akan tetapi dipakai di kepala, karena sepatu berfungsi untuk alas kaki bukan penutup kepala. Orang yang normalpun biasanya akan menyimpan sepatu di rak sepatu walaupun koleksi rak sepatu gantung di rumah tidak ada, paling tidak sepatunya disimpan di rak sepatu bukan di almari, menjadi satu bersama dengan pakaian. Selain aromanya akan bercampur menjadi satu, menyimpan sepatu di almari adalah salah satu tindakan yang tidak etis untuk dilakukan. Walaupun tidak dilarang secara agama dan hukum akan tetapi bagi orang yang akan menyimpan sepatu di almari mereka harus bersiap untuk mendapat hukuman sosial, dimana nanti orang tersebut akan disebut "aneh" oleh orang disekitarnya atau yang paling buruk adalah dikucilkan di pergaulan karena suka menyimpan sepatu di almari.

Mungkin alasan ruangan yang tidak cukup bisa menjadi alasan masuk akal di zaman orde baru ketika varian rak sepatu hanya itu-itu saja. Akan tetapi di zaman modern seperti sekarang ini, hal itu tidak bisa lagi dijadikan alasan. Bersiaplah disebut "aneh" atau dikucilkan di pergaulan jika kalian menyimpan sepatu di almari. Masyarakat modern sekarang mempunyai banyak pilihan untuk menyimpan sepatu. Masyarakat modern bisa menyimpan sepatu di rak sepatu, gantungan sepatu, atau mungkin di almari khusus sepatu dan pilihan lainnya yang tidak bisa disebutkan disini semua, karena sangat banyak sekali jika disebutkan satu persatu.

Rak Sepatu Mutakhir


Dari perkembangan rak sepatu, yang paling mutakhir adalah rak sepatu gantung, karena rak sepatu gantung bisa ditempatkan di medan yang sempit serta tidak terlalu memakan tempat. Hal itu benar-benar menjawab salah satu keluh kesah umat manusia tentang rak sepatu yang selama ini dikatakan terlalu makan tempat, dengan adanya rak sepatu gantung ini akhirnya terjawab sudah keluh kesah umat manusia. Akhirnya sekarang semua orang bisa tetap menyimpan sepatu di rak sepatu, ya rak sepatu gantung yang mutakhir.

Rak sepatu gantung selain tidak memakan tempat, dia juga bisa diaplikasikan sebagai rak untuk barang lain. Jadi rak sepatu gantung ini sangat fungsional dan berguna untuk apapun. Seperti yang disebutkan tadi bahwa sekarang semua orang bisa menyimpan sepatu di rak sepatu, semua orang yang dimaksud adalah siapa saja, baik si kaya atau si miskin, si rumah sempit atau si rumah besar, pokoknya semua orang. Oleh karena itu harga dari rak sepatu gantung ini juga mampu menjangkau seluruh golongan ekonomi, karena harganya pun bisa dikatakan sangat ekonomis.

Lalu, dimanakah bisa mendapatkan rak sepatu mutakhir ini? Mungkin bagi beberapa manusia kuno, akan sulit untuk menemukan benda mutakhir ini di pasar tradisional. Tapi ketika kalian membaca artikel ini kalian akan sadar bahwa ternyata hanya dengan membaca bisa berbelanja dengan mudah, tak perlu lagi khawatir bayar parkir, takut diomelin tukang parkir karena uang bayar parkir kurang, atau gelisah tak tentu arah gara-gara tempat parkir yang digosipkan tidak aman dan rawan curanmor. Rak sepatu mutakhir ini bisa didapatkan di MatahariMall.com. Rak sepatu gantung di MatahariMall.com mempunyai varian yang banyak. Tak perlu khawatir jika koleksi sepatu banyak serta membutuhkan banyak rak sepatu gantung, karena koleksi rak sepatu gantung di MatahariMall.com sangat banyak.

Setelah kalian berhasil membeli rak sepatu mutakhir ini bersiaplah untuk dipuja-puja orang sekitar, tak ada lagi yang akan menganggap “aneh”, terlebih jika koleksi rak sepatu gantung kalian lebih dari satu, bayangkan seberapa banyak pujian yang akan didapat gara-gara rak sepatu gantung mutakhir ini.

Kamis, 28 April 2016

Korelasi antara Batik, Undangan, dan Kondangan

Kondangan dan batik, entah kenapa sejak dahulu kala kondangan dan batik selalu mempunyai kesinambungan satu sama lain, padahal tidak pernah ditulis dalam sebuah undangan pernikahan untuk wajib memakai batik ketika mau menghadiri acara resepsi pernikahan. Keinginan memakai batik untuk menghadiri resepsi pernikahan timbul secara otomatis dari diri sendiri. Dan rata-rata tamu undangan tanpa disuruhpun mempunyai inisiatif untuk memakai kemeja batik pria mereka apabila tamu undangan itu adalah seorang pria. Akan tetapi beberapa tahun belakangan ini pemerintah menyarankan pada setiap hari Jumat untuk memakai batik. Ketika pemerintah menyarankan hal ini banyak khalayak ramai yang kembali mewajibkan dirinya untuk mempunyai batik sebanyak-banyaknya, supaya ketika hari Jumat tidak dikomentari teman sebaya mereka dengan komentar "pakai batiknya itu-itu aja?", secara tidak langsung pertanyaan atau komentar itu adalah perintah untuk membeli batik lagi. Ya kehidupan sosial memang selalu memberi tekanan kepada kita untuk senantiasa membeli hal yang baru dan untuk tidak melakukan sesuatu yang itu-itu aja.

Mendapat undangan pernikahan berarti kita harus menghadiri resepsi pernikahan, kenapa kita harus hadir karena kita telah diundang, dan perlu diketahui bahwa biaya untuk mencetak undangan tidaklah murah, pihak pengundang telah mengalokasikan dana mereka hanya untuk berharap kita ikut berpartisipasi dalam perayaan hari bahagia mereka. Adalah tindakan yang sangat jahat apabila kita tidak menghadirinya. Dan apabila kita tidak menghadirinya akan mendapatkan karma suatu hari undangan yang kita undang tidak mau hadir karena yang bersangkutan ingin balas dendam. Lalu berawal dari tidak menghadiri undangan resepsi pernikahan ini bisa mengakibatkan kebencian tumbuh subur. Tentunya saling benci itu tidak bagus untuk kehidupan sosial.
pakai batik jadi ganteng
Ya, undangan resepsi pernikahan pasti banyak orang pernah mengalami pengalaman mendapat undangan, karena ini merupakan hal yang wajar dan bukan hal luar biasa tentunya mendapatkan undangan. Mungkin tidak ada orang didunia yang belum pernah mendapat undangan. Dan kalaupun ada orang di dunia ini yang belum pernah mendapat undangan  seumur hidupnya, berarti dia telah mendapat pengalaman yang luar biasa. Setelah menerima undangan resepsi pernikahan biasanya yang terbesit di pikiran pertama kali adalah “pakai baju apa ya?”. Setelah itu adalah pasti kita bongkar lemari untuk mencari pakaian favourit, dan ketika undangan itu adalah untuk resepsi pernikahan, maka mata kita akan tertuju ke bagian baju batik. Prioritas pertama adalah kemeja batik terbaru dan terbagus yang akan kita pakai, selanjutnya adalah kemeja batik terbaru, dan di posisi ketiga pilihan kita adalah baju batik terbagus, dan yang terakhir adalah baju batik yang ada aja yang akan jadi pilihan kita. Biasanya orang orang menghindari pilihan terakhir, karena untuk menghindari komentar “yang itu-itu aja”.

Untuk menghidari komentar “yang itu-itu aja”, maka harus ada sedikit pengorbanan. Pengorbanan yang bisa dilakukan pertama kali adalah pinjam baju batik temen, akan tetapi hal ini sangat beresiko apabila ternyata batik temen yang kita pinjam itu pernah di pinjem orang lain, gara-gara hal itu kita akan dapat trademark “tukang pinjam”. Maka walaupun kita punya banyak teman dan teman kita punya banyak kemeja batik pria, hindari meminjam, karena lebih baik memiliki daripada meminjam. Dan ketika kita memiliki batik yang istimewa dan bagus, kita akan mendapat pujian karena batik yang kita pakai sangat bagus dan mengundang perhatian, lalu dengan bangga kita bisa katakan ini batik punya sendiri ga minjem.


Setelah basa-basi tentang batik bagus, pertanyaan standard lainnya yang akan muncul adalah “beli dimana?”. Ketika kita mendapatkan pertanyaan itu kita bisa berbohong ataupun langsung jujur saja dan katakanlah dimana tempat kita beli tersebut. Adakalanya menjawab pertanyaan seperti itu bisa menimbulkan trademark baru, ketika kita ingin mendapat trademark “hitech banget”, kita bisa menjawab pertanyaan “beli dimana batiknya?” dengan jawaban “beli online di MatahariMall.com”. Setelah kita menjawab pertanyaan itu, orang-orang akan menilai kita adalah orang yang trendy dan faham teknologi.

Senin, 28 Januari 2013

Pekerja Seni dan Dunia Maya

Aktivitas unduh atau penggandaan konten seni secara ilegal di internet, atau tanpa izin pemegang hak, mengakibatkan industri seni terpuruk, khususnya musisi. Musisi dan pelaku industri musik terus mendesak pemerintah melakukan tindak nyata terhadap penyedia konten musik ilegal.

Hal ini terus mendapat perhatian dari sejumlah musisi ternama di Indonesia. Kampanye yang dilakukan oleh aktivis seni sudah terbilang tidak sedikit. Tidak hanya itu pihak labelpun juga mengeluhkan hal sama. Pembajakan sebenarnya sudah ada di Indonesia sejak dulu, bahkan ketika zaman studio Lokananta pun saya hampir yakin kalau pembajakan sudah ada. Akan tetapi yang menjadi masalah sekarang ini, pembajakan sangat begitu mudahnya, setiap orang yang mempunyai koneksi internet dapat mendapatkan sebuah karya dengan gratis, tanpa mengeluarkan uang sedikit pun.

Seharusnya internet dijadikan bahan untuk promosi, seperti beberapa musisi non mainstream yang  mengunggah karya di internet sebagai sarana promosi, memperkenalkan, dan mempopulerkan.

Seperti banyak musisi non mainstream mendistribusikan musik mereka gratis melalui internet agar dikenal masyarakat. Masalah pendapatan yang mereka targetkan dari acara off air, bukan penjualan lagu.

Mereka mengunggahbeberapa video di YouTube untuk promosi, tapi tak pernah mengunggah lagu apapun di 4Shared. Namun, banyak lagunya tersedia di situs web tersebut untuk diunduh gratis. Ini adalah tindakan ilegal.

Namun musisi mungkin bisa sedikit bernafas, ketika iTunes masuk di Indonesia, sehingga mereka bisa mendistribusikan musik mereka melalui dunia maya, akan tetapi mereka tidak rugi. Atau dengan adanya nada sambung pribadi, itu mungkin bisa dijadikan alternatif bagi musisi.

Rabu, 02 Januari 2013

Elektronikan Dirimu

source : eboy


Perkembangan teknologi yang sangat pesat, menjadi salah satu dari banyak alasan orang untuk mempelajari hal baru. Dan selain perkembangan teknologi itu dimanfaatkan, tetapi juga dikomersialkan. Mengganti biaya produksi menjadi alasan paling masuk akal ketika kita harus mengeluarkan uang dengan jumlah yang tidak sedikit, ketika kita ingin mencicipi kecanggihan teknologi. Sebenarnya sebuah persetujuan yang adil, apabila ketika itu konsumen mampu memanfaatkan semua fitur kecanggihan teknologi. Dan sialnya hal ini sudah menjadi gaya hidup bahkan beberapa tahun lagi bisa dikatakan budaya. 


Pada awal milenium baru, ketika telepon seluler baru masuk ke Indonesia, telepon seluler menjadi hal yang sangat eksklusif, hal itu sangat betolak belakang dengan sekarang, dimana semua kalangan pasti mengkantongi telepon seluler, tidak peduli siapapun itu. Dan mulai dari itu kebiasaan manusia sedikit demi sedikit berubah. Yang menjadi pertanyaan sampai sekarang adalah, apakah perubahan itu berupa kemunduran atau kemajuan?



Lalu beberapa tahun setelah itu masuklah internet di Indonesia. Dengan hal ini pola hidup manusia semakin berubah pesat. Heboh jejaring sosial, lalu marak online shop, hal ini membuat manusia lebih sering berinteraksi dengan gadget masing-masing daripada dengan sesamanya. Lalu dibarengi dengan perkembangan gadget yang pesat membuat rasa ingin berganti gadget tiap bulan meningkat, kebutuhan semakin meningkat lagi ketika kita harus membeli pulsa, dan pada era orde baru, pulsa belum menjadi kebutuhan kita. Inilah faktanya semakin berkembangnya teknologi, semakin berkembang pula kebutuhan kita.



Pada perkembangan kesininya banyak kosakata yang ditambah prefiks 'e' yang secara harafiah 'e' berarti electronic. Dan electronic yang dimaksud bukan seperti setrika atau kulkas atau semacamnya, akan tetapi electronic yang berbasis komputer. Contohnya seperti e-mail, e-business, e-commerce, dan bermacam-macam 'e' lainnya.



Yang menjadi pertanyaan orang awam adalah, apa maksud dari kosakata baru itu? Kita mulai dari yang paling tenar, yaitu e-business. E-business dapat diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer. Istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner, seorang CEO perusahaan IBM ini, sekarang merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet. E-bisnis memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-bisnis juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik. (wikipedia)



Dalam penggunaan sehari-hari, e-bisnis tidak hanya menyangkut perdagangan elektronik atau e-commerce saja. Dalam hal ini, e-commerce lebih merupakan sub bagian dari e-bisnis, sementara e-bisnis meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk e-commerce. Sebagai bagian dari e-bisnis, e-commerce lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat world wide web (www) atau internet. E-commerce mempunyai tujuan untuk menambah profit dari perusahaan.



Sementara itu, e-bisnis berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: pembelian secara elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-bisnis memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, internet, intranet, extranet atau kombinasi di antaranya.



Jadi bisa dikatakan kalau e-commerce itu adalah bagian dari e-business. Silahkan membaca artikel yang lain, karena membaca itu lebih baik daripada tidak membaca sama sekali. 


Selasa, 24 April 2012

Basa Basi Dewasa

Makanlah makanan yang bergizi, begitulah penggalan monolog seorang tenaga pengajar taman kanak-kanak. Akan tetapi  yang ada di benak seorang anak hanyalah bermain lalu bermain, mereka tak pernah bingung dan bahkan kurang peduli dengan apa yang akan mereka makan. Yang selalu membuat mereka bingung hanyalah tentang permainan apa yang akan mereka mainkan.  Itulah bahan diskusi untuk anak pada umur  taman kanak-kanak. Atau mungkin berhayal menjadi superhero yang mereka idamkan, atau debat kusir mengenai siapa yang lebih hebat diantara tentara dan polisi. Sebuah rutinitas seragam yang tiap hari mereka lakukan yang ketika dilakukan tak akan bosan. Betapa menyenangkan dunia ketika itu.

Bahkan sekedar istirahat saja mereka enggan melakukannya, untuk istirahat mereka harus menerima ancaman atau kecaman dari orang tua masing-masing. Kecaman atau ancaman itupun juga sangat beralasan, dan pasti bukan hanya mengatasnamakan demi anak tercinta akan tapi dilakukan memang demi anak tercinta, karena pada hakikatnya ketika si anak sakit orang tua juga yang susah dan repot. Lalu manakah yang lebih bijaksana? Membatasi pergerakan anak atau memberi kebebasan kepada anak?

Ketika menentukan mana yang lebih bijaksana, akan sangat sulit. Karena keduanya mempunyai sisi positif dan negatif, lalu tindakan manakah yang harus kita ambil? Pilihlah diantara keduanya karena keduanya mempunyai sisi positif. Lalu manakah yang lebih baik? Untuk menghakimi sebuah tindakan yang tidak bisa dihitung secara matematis sangatlah sulit, biarkan masyarakat yang menilainya.

Memberi kebebasan dan menuntut si penerima kebebasan untuk bertanggung jawab adalah hal yang klasik namun masih lestari adanya. Hal ini adalah jembatan penghubung antara kedua pilihan tadi. Meskipun mudah terucap dan familiar di telinga, tetapi penerapannya sangatlah sulit. Hal ini dikarenakan tanggung jawab adalah hal yang seringkali tidak terpikirkan oleh orang yang merasa merdeka.

Rabu, 22 Juni 2011

Belajar Merokok itu Lebih Sulit Daripada Belajar Berbohong


Untuk menjadi seorang yang mahir dan handal dibidangnya, kita perlu melakukan latihan atau bahkan belajar yang tekun mengenai bidang yang ingin kita dalami. Bahkan biasanya kita harus mengorbankan beberapa pengorbanan baik itu berupa materi, waktu, bahkan harga diri. Merupakan hal yang sangat mustahil, apabila seorang itu ahli dalam sebuah bidang tanpa melalui proses belajar dan latihan, dan merupakan hal yang wajar apabila keahlian itu diraih setelah orang tersebut latihan dan belajar dengan sungguh-sungguh.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa untuk menjadi perokok handal, harus ada pembelajaran bahkan latihan tertentu supaya menjadi seseorang yang benar-benar mahir. Ketika kalian berencana untuk menjadi seorang perokok, kalian harus siap berkorban terlebih dahulu. Yang paling kasat mata adalah materi, ketika kita memutuskan untuk menjadi perokok, kita harus siap untuk mengorbankan beberapa uang kita untuk membeli barang yang disebut rokok tersebut. Kita harus menukarkan sejumlah uang seribu rupiah untuk mendapatkan satu batang rokok, sungguh perbandingan yang tidak adil bukan? Sungguh hal yang wajar ketika perokok ingin menjadi mantan perokok karena alasan yang masuk akal ini, belum ada kata terlambat untuk menyerah.

Lalu setelah proses pertama berhasil dilalui, maka bukan mustahil kita harus kerepotan untuk mencari dan mendapatkan api untuk memulai sebuah ritual senggama antara mulut dan rokok, karena tanpa api ritual itu tak akan bisa berjalan dengan sempurna. Perlu diketahui, ketika kalian memutuskan untuk menjadi seorang perokok, kalian harus siap untuk melakukan ritual ini berulang kali, lalu ketika kalian melakukan ritual ini dan tidak mempunyai sumber api ketika itu, maka kalian juga harus kebingungan berulang kali. Persiapkanlah diri kalian secara jasmani dan rohani ketika kalian benar-benar memutuskan untuk menjadi seorang perokok.

Bukan hal yang mudah untuk melewati dua tahap diatas, karena kita harus mengorbankan materi sekaligus mental kita. Dan berita buruknya ketika kalian sukses melewati dua tahap itu, kalian belum dinobatkan menjadi perokok handal, karena untuk menjadi seorang yang mahir tidak hanya dibutuhkan pengorbanan yang telah disebutkan diatas. Sebaiknya kalian menyerah, karena menyerah itu tak berarti serah. Ketika kalian sudah mendapatkan dua perlengkapan ritual tersebut kalian harus sangat teliti ketika membakar rokok tersebut kalian harus bisa membedakan mana rokok yang dilengkapi dengan filter dan mana rokok yang tidak dilengkapi dengan filter (jenis rokok kretek). Kalian beruntung, jika saat ritual tersebut kalian memakai rokok kretek karena kedua sisinya merupakan tembakau, dan bukan masalah besar apabila kalian salah membakar sisinya. Dan yang menjadi masalah adalah ketika rokok yang ketika itu kalian pakai adalah rokok yang dilengkapi dengan filter, ketika kalian salah membakar sisinya maka saat itu pula kalian telah merasa diri kalian bodoh. Menganggap diri sendiri bodoh itu lebih menyakitkan daripada menganggap orang lain bodoh. Merupakan keputusan bijaksana jika kalian menyerah sampai tahap ini.

Tidak hanya sampai disitu, masih banyak yang harus dilakukan untuk menjadi seorang perokok handal. Menyerahlah sebelum menyerah itu dilarang, begitu kata pepatah. Selanjutnya benar-benar diperlukan kerja sama dengan bagian tubuh kita, kita harus menghirup asap yang muncul akibat dari bara api yang ditimbulkan karena adanya perselingkuhan antara api dan rokok. Untuk seorang pemula biasanya mereka akan menderita, ketika hisapan pertama kalian akan merasakan bahwa batang tenggorokan kalian tidak mau menerima substansi asing yang disebut asap rokok itu. Dan sialnya, kalian harus melakukan hal itu berulang-ulang secara kontinyu bahkan bertubi-tubi hingga batang rokok itu habis, dan tenggorokan kalian semakin tersiksa karena hal yang kalian terluka. Dan dengan sengaja kalian telah merusak menyiksa tenggorokan kalian sendiri yang selama ini telah membantu kalian untuk beberapa hal penting seperti menjadikannya jalan makanan. Untuk yang satu ini memang sangat sulit, bukan hal yang membanggakan jika kalian tidak menyerah.

Tidak hanya berhenti disitu, setelah kalian berhasil menghisap asapnya, maka tanpa disadari kalian telah memperkosa paru-paru kalian dengan asap yang seharusnya tak berada dalam paru-paru kalian. Latihan dan proses yang panjang itu tidak diajarkan dimanapun, bahkan tak ada yang menganjurkan kalian untuk melakukannya. Dan malangnya, apabila kalian berhasil melakukan sederet yang panjang langkah-langkah diatas, kalian belum menjadi perokok handal bahkan terbaik. Karena tak ada yang member apresiasi terhadap kalian, sangat berbeda dengan berbohong. Berbohong selalu mendapatkan penghargaan, dan juga beberapa instansi swasta membuat semacam sekolah berbohong dalam bentuk akting, den seorang aktor atau aktris tiap tahun selalu mendapatkan apresiasi dengan diadakannya penghargaan terhadap aktor dan aktris terbaik.

Belum terlambat untuk belajar menjadi seorang aktor atau aktris. Dari berbagai fakta diatas dapat disimpulkan bahwa seorang perokok itu akan selalu menjadi perokok biasa. Dan tidak akan pernah menjadi perokok terbaik atau bahkan perokok handal. Akan tetapi bagi perokok masih mempunyai kesempatan untuk mendapatkan kebanggan, yaitu dengan memutuskan untuk menjadi mantan perokok. Tentukan pilihan kalian sendiri.

Sabtu, 30 April 2011

Misteri Angka 25 di Suatu Masa



25 adalah sebuah bilangan yang biasa-biasa saja dan bagi beberapa orang mungkin bilangan ini mempunyai sedikit keistimewaan. Dan sebuah keistimewaan itu pasti bersumber dari pengalaman orang dengan angka tersebut, atau bisa dikatakan pernah terlibat dengan bilangan tersebut, katakanlah pernah menjadi seorang juara ke 25 pada sebuah perlombaan bergengsi tingkat teritorial tersempit dengan jumlah peserta 25. Dan sejarah itu selalu terkenang, sehingga angka tersebut sangat berarti sekali bagi orang yang terlibat. Sebuah prestasi yang membanggakan tentunya ikut berpartisipasi dalam perlombaan itu, dan beruntungnya panitia penyelenggara selalu memberi apresiasi untuk semua peserta lomba. Sehingga walaupun demikian peserta yang tak disebutkan disini namanya itu selalu mengenang sejarah tersebut dan menganggap bahwa angka 25 itu adalah angka sakti untuknya.

Ketika seseorang menganggap angka 25 sebagai angka sakti, maka orang tersebut akan mengatakan semua keunggulan tersirat dari angka 25 yang hanya fiktif belaka dengan penuh rekayasa lalu mencoba menghubung-hubungkan dengan kejadian di lingkungan sekitar walaupun hal itu menyimpang. Bahkan dengan segenap harga dirinya akan mengatakan bahwa angka 25 adalah angka paling berpengaruh dalam hidupnya, entah apapun sebabnya pasti orang itu akan mempunyai pikiran seperti itu. Masih banyak lagi sebab dari seseorang menggemari angka 25. Bahkan jika diceritakan semuanya akan habis dibaca setelah 25 bulan, dan untuk penelitiannya bisa membutuhkan waktu yang tidak bisa dikatakan singkat, katakanlah 25 tahun. Kurun waktu selama itu mungkin merupakan seperempat masa hidup kita (jika beruntung). Oleh karena itu akan percuma menghabiskan masa muda demi kepentingan yang kurang penting itu.

Disebuah tempat yang berjarak sekurangnya 25 kilometer dari domisili tempat tinggal seseorang, seseorang yang lima tahun lagi akan berusia 25 tahun mempunyai cerita menarik tentang angka 25, dan setelah 25 menit narasumber berhasil dirayu oleh pewawancara akhirnya beliau mau berbagi cerita selama 25 menit. Percakapan ketika itu dimulai pada malam ke 25 di bulan april yang diawali dengan hisapan ke 25 dari batang rokok yang beliau hisap ketika itu. Berikut ringkasannya :

Sesungguhnya 25 adalah ibu dari angka, karena apapun operasi matematikanya bisa menghasilkan angka 25, sebagai contoh saya akan mengambil beberapa digit angka secara acak angka yang pertama adalah delapan ratus enam puluh satu ribu lima ratus dua puluh delapan dibagi dengan angka acak lagi yaitu tiga puluh empat ribu empat ratus empat puluh satu koma dua belas jika kita hitung operasi matematika tersebut maka akan menghasilkan angka dua puluh lima (25). Jika Anda masih kurang yakin, kita coba dengan angka yang kecil, kita ambil secara acak delapan lalu kita tambah dengan dua angka acak yaitu tujuh belas maka akan dihasilkan angka dua puluh lima (25). Kita coba dengan operasi pengurangan kita ambil tiga angka acak seratus dua puluh tiga lalu kita kurangi dengan angka sembilan puluh delapan, maka yang akan dihasilkan adalah angka dua puluh lima (25), jika Anda berpikir saya menipu Anda, sekarang juga ambil kalkulator Anda lalu lakukan instruksi yang saya berikan, yang pertama harus Anda lakukan adalah Anda harus menghidupkan kalkulator Anda terlebih dahulu, setelah itu pencet tombol [C] atau [CE] beberapa kali, hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa Anda memulai operasi matematika dari angka nol (0), setelah itu pencet tombol [5][X]→[5]→[=] lalu apa yang Anda lihat pada layar kalkulator Anda? Ya, itu adalah angka 25, tanpa melihat kalkulator pun saya bisa tahu.

Demikian cerita dari narasumber. Semoga bermanfaat bagi Anda yang akan mempertimbangkan angka 25 sebagai angka yang menurut anda.

Minggu, 16 Januari 2011

Peringatan dari Makanan

 Makan adalah hal yang sangat menyenangkan, karena ketika proses makan, energi kita kembali terisi dan lidah kita dimanjakan oleh berbagai santapan yang sekiranya menggungah selera. Adalah sebuah pernyataan konyol jika seseorang menganggap makan itu menakutkan bahkan sangat merepotkan. Bukan pendapat yang salah sebenarnya karena pada kesempatan ini, penulis akan meluruskan tentang kegiatan tersebut.

Hidup di zaman krisis seperti ini, mendapatkan sesuap nasi memang sangat susah. Apalagi untuk memanjakan lidah, sungguh hal yang sangat sulit dilakukan di zaman ini, ketika harga beras melonjak tinggi, sesuap nasi menjadi sesuatu yang sangat sulit. Bahkan untuk mendapat sesuap nasi mereka menghalalkan segala cara. Jika menurut disiplin ilmu ekonomi, beras dapat ditukar dengan beberapa lembar kertas usang yang selalu berpindah tangan. Akan tetapi untuk mendapatkan kertas usang yang bernilai mahal itu butuh perjuangan yang bahkan tak terjangkau oleh nominal yang diharapkan.

Untuk mendapatkan sesuap nasi memang susah, karena ketika kita dihadapkan dengan hal itu pasti kita akan merasa tak cukup dengan sesuap nasi, dan pada akhirnya akan berakhir dengan bersuap-suap nasi. Ya, begitulah manusia, selalu merasa tak cukup dengan hal yang sudah diberikan.

cara untuk mendapatkan temperatur yang bersahabat
Pernahkah terbesit dihati, ketika kegiatan mengisi perut atau biasa disebut dengan makan, menjadi sangat menakutkan? Dan hal tersebut disebabkan bukan karena masalah finansial, atau bahkan racun yang terkandung dalam makanan. Dan perlu kalian ketahui, bahwa hal tersebut benar-benar terjadi di kehidupan modern ini. Percaya atau tidak, makan menjadi hal yang sangat merepotkan dan bahkan sangat beresiko tinggi.

Hal itu terjadi ketika seseorang perjaka yang ketika itu berada di sebuah ruangan dengan temperatur yang kurang bersahabat, menghalalkan segala cara untuk merasakan kesejukan diantara ruangan dengan temperatur yang kurang bersahabat, bahkan pemuda itu rela menunjukkan auratnya kepada tembok yang bisu dan beberapa perangkat elektronik dan non elektronik di ruangan tersebut, jika berbagai benda yang tak bisa disebutkan satu per satu tersebut mempunyai nyawa, atau bahkan mempunyai hawa nafsu, sudah pasti iman mereka goyah karena tubuh atletis pemuda itu. Namun karena bukan mahkluk hidup, sudah dapat dipastikan kiprah mereka hanyalah sebagai saksi bisu ketelanjangan si pemuda.

Langkah pertama yang harus dilakukan pemuda itu adalah memakai baju seperti orang pada umumnya, jika hal ini tidak dilakukan maka akan menimbulkan beberapa bahkan lebih dari beberapa fitnah orang-orang sekitar yang juga mahkluk hidup dengan nyawa dan mempunyai hati nurani. Tak begitu sulit sebenarnya untuk memakai baju, akan tetapi bisa menjadi sangat sulit ketika si pemuda itu bukanlah seorang pemuda yang wajar sebagai pemuda, misalnya pemuda itu masih berumur dibawah lima tahun atau mungkin hal lain yang kurang pantas disebutkan sehingga tidak akan pernah disebutkan disini seperti misalnya pemuda itu mempunyai kelainan yang tidak lain adalah lain sebagainya. Jika hal tersebut sudah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Maka setelah ini akan tidak timbul fitnah-fitnah dari orang-orang sekitar.

Membuka kunci pintu, lalu membuka pintu dan diteruskan dengan menutup pintu itu kembali dan juga mengunci pintu yang telah disebutkan sebelumnya itu lagi. Memastikan bahwa ruangan tersebut sudah benar-benar aman dan benar-benar tidak mengundang kejadian kriminal jika ruangan tersebut ditinggalkan, merupakan tanggung jawab yang besar untuk memastikan bahwa ruangan tersebut memang sudah benar-benar aman atau tidak. “Kejahatan itu terjadi bukan karena ada niat dari pelakunya, tapi karena kesempatan, waspadalah waspadalah!” (Bang Napi). Kutipan tersebut memang benar dan patut untuk diteladani, dikutip dari sebuah berita kriminal dari sebuah stasiun televisi swasta ternama di Indonesia. Jadi jangan beri kesempatan untuk pelaku kriminal berbuat kriminal.

Setelah sudah dapat dipastikan aman, maka tiba waktunya untuk meninggalkan ruangan itu. Ingatlah setiap centimeter dari jalan yang kita lalui mempunyai resiko-resiko yang tak terduga, karena biasanya bencana itu terjadi tanpa sepengetahuan kita dan tanpa rencana kita. Kita tak tahu apa yang akan terjadi ketika itu. Bahkan tidak menutup kemungkinan hanya gara-gara lantai yang sedikit basah, kita bisa mengalami kematian.

Jika mungkin berada bukan di lantai dasar, perhitungan secara matematis sangatlah diperlukan, untuk menuruni anak tangga yang jumlahnya tak sedikit, karena apabila perhitungan kita meleset sepersekian mili saja bisa sangat fatal, karena sebuah kecelakaan biasanya terjadi tanpa toleransi. Akan tetapi hal ini bisa diatasi dengan membiasakan diri melintasi tangga tersebut, mungkin membutuhkan latihan berhari-hari supaya kita bisa paham dan mengerti celah-celah aman dari tangga tersebut.

Setelah melalui berbagi tahap yang penuh dengan bahaya tersebut, pemuda itu masih harus berjalan lagi, dan lebih parahnya lagi banyak resiko-resiko yang tak terduga lagi, misalnya ketika pemuda itu berada di persimpangan yang membingungkan, pemuda itu harus menggunakan nalurinya untuk mencapai sebuah tempat makan yang ditujunya. Jika pemuda itu salah langkah, maka dapat dipastikan dia akan salah arah, dan tidak akan pernah menemukan tujuan perjalanannya. Dan yang lebih parahnya lagi, pemuda itu bisa kehilangan masa depannya. Sangat manusiawi jiak pemuda itu berpikir makan adalah hal yang sangat beresiko bahkan menakutkan.

Dikota yang penuh sesak ini, pejalan kaki sudah tidak diberikan ruang lagi untuk berjalan dengan nyaman dan aman. Para pengendara motor atau bahkan para penikmat barang mewah itu telah memadati jalan raya, yang paling tragis adalah ketika pengendara motor mengambil jalan milik pejalan kaki atau akrab dengan sapaan trotoar. Tidak hanya itu, emosi mereka yang meluap-luap membuat mereka semakin ganas di jalan raya. Kata-kata bajak laut terkumandang kesana kemari akibat emosi mereka yang tidak bisa diredam. Bahkan untuk menyeberang jalan saja bisa dihujani maki-makian para pengguna jalan yang konon menghargai waktu itu.

Itulah kronologis yang harus dilakukan pemuda itu untuk mendapatkan sepiring makanan, akan tetapi karena sudah terbiasa dan sering melakukan latihan, maka kegiatan makan yang sangat beresiko tinggi itu dapat dilalui dengan wajar dan normal. Tanpa ada kecelakaan dan kerugian. Sedikit merepotkan memang, tapi itulah fakta di kehidupan sekarang ini.
 

Minggu, 19 Desember 2010

Mengubah Cerita di Masa Depan dengan Spontan

Ketika usai adzan berkumandang, telepon seluler dengan sangat nyaringnya memecah keheningan ketika umat islam khusyuk beribadah disebuah masjid. Sedikit acuh tak acuh dan tidak menyimak apa yang terjadi terhadap telepon seluler ketika itu. Dalam sebuah layar flatron serius membangun sebuah cita-cita saat yang sama dengan menekan secara bergantian papan tombol secara spontan, tidak terencana dan selaras antar hurufnya. Didalam sebuah jendela lain muncul sebuah pesan disebuah kotak obrolan dari seorang teman, bingung adalah kata yang tepat untuk menggambarkan situasi ketika itu. Dengan sedikit khawatir diterimalah sebuah tawaran tersebut. 

Membasuh tubuh yang belum terbasuh selama sekurangnya empat puluh delapan jam adalah awal dari sebuah perjalanan spontan ini. Tujuan yang belum diketahui oleh penulis, biaya yang belum terperinci, menjadikan kesan spontanitas dari hal perjalanan ini kian mantab. Setelah basah lalu dibilas, berganti pakaian yang lebih wangi adalah keputusan yang bijaksana. Setelah semuanya terlihat layak, tidak lupa mengkunci kamar. 

Dari sebuah simpang terlihat sesosok besi berjalan yang dikendalikan oleh pengendali besi, ternyata itu adalah kendaraan yang akan mengantar kami semua ke sebuah tempat yang akan kami kunjungi. Dengan sedikit khawatir, penulis masuk dan mengamati situasi sekitar. Mengamati obrolan yang sedang dibahas, beberapa menit berikutnya kalimat pertama untuk penulis terucap.

Berputar-putar mengitari aspal yang membalut jalan. Lalu setelah berputar-putar, akhirnya kami masuk kedalam sebuah gang yang sangat asing di mata penulis. Sebuah gang sempit yang hanya bisa menerima satu kendaran untuk hilir mudik, dengan sangat terpaksa kami masuki. Dan akhirnya sampailah disebuah rumah salah satu penumpang, kami turun bersama. Dan akhirnya bermacam-macam makanan keluar secara bergantian, kontinyu hingga berhenti pada sebuah momen dimana kami menyebutnya setelah babak ketiga, berawal dari rencana mengambil perangkat pengabadi gambar yang mutakhir, berakhir dengan penuhnya isi perut. Dan perjalanan berlanjut.

Disebuah Rest Area kami beristirahat sejenak untuk menunaikan ibadah bagi yang menunaikannya, dan menghisap beberapa batang rokok berbagai brand ternama bagi yang merokok, sementara bagi yang tidak merokok, mencoba mengabadikan momen ini dengan mengabadikan gambar di tempat ini. Mereka tersenyum dan berusaha tampil prima dihadapan sebuah kamera. Bukan hanya itu, mereka yang tidak merokok juga mengizinkan yang merokok untuk bergabung bersama seraya tersenyum atau berpose sesuai selera masing-masing.

Percakapan kian mengikis malam, tenggelam kami dalam wacana yang tak tentu arahnya, didalam kendaraan yang mengangkut kami. Ketika disebuah tol yang disana berkembang mitos menyeramkan, seseorang yang mempunyai jenis kelamin tidak sama dengan penulis, berteriak protes karena takut dan jemu mendengar mitos yang mengganggu itu.

Lalu kami mulai bosan dengan berada di tempat yang telah disebutkan sebelumnya itu. Tanpa pikir panjang kami melanjutkan perjalanan itu, setelah kami masuk benda yang bisa berjalan ini, kami bercengkerama bersama hingga sampai pada suatu titik yang namanya titik titik.
kegiatan di rest area bagi yang tidak merokok

ini bagi yang merokok

bagi yang tidak memfoto
  

bersambung di bercengkerama selanjutnya...