Tampilkan postingan dengan label pesan kesan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pesan kesan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 April 2012

Basa Basi Dewasa

Makanlah makanan yang bergizi, begitulah penggalan monolog seorang tenaga pengajar taman kanak-kanak. Akan tetapi  yang ada di benak seorang anak hanyalah bermain lalu bermain, mereka tak pernah bingung dan bahkan kurang peduli dengan apa yang akan mereka makan. Yang selalu membuat mereka bingung hanyalah tentang permainan apa yang akan mereka mainkan.  Itulah bahan diskusi untuk anak pada umur  taman kanak-kanak. Atau mungkin berhayal menjadi superhero yang mereka idamkan, atau debat kusir mengenai siapa yang lebih hebat diantara tentara dan polisi. Sebuah rutinitas seragam yang tiap hari mereka lakukan yang ketika dilakukan tak akan bosan. Betapa menyenangkan dunia ketika itu.

Bahkan sekedar istirahat saja mereka enggan melakukannya, untuk istirahat mereka harus menerima ancaman atau kecaman dari orang tua masing-masing. Kecaman atau ancaman itupun juga sangat beralasan, dan pasti bukan hanya mengatasnamakan demi anak tercinta akan tapi dilakukan memang demi anak tercinta, karena pada hakikatnya ketika si anak sakit orang tua juga yang susah dan repot. Lalu manakah yang lebih bijaksana? Membatasi pergerakan anak atau memberi kebebasan kepada anak?

Ketika menentukan mana yang lebih bijaksana, akan sangat sulit. Karena keduanya mempunyai sisi positif dan negatif, lalu tindakan manakah yang harus kita ambil? Pilihlah diantara keduanya karena keduanya mempunyai sisi positif. Lalu manakah yang lebih baik? Untuk menghakimi sebuah tindakan yang tidak bisa dihitung secara matematis sangatlah sulit, biarkan masyarakat yang menilainya.

Memberi kebebasan dan menuntut si penerima kebebasan untuk bertanggung jawab adalah hal yang klasik namun masih lestari adanya. Hal ini adalah jembatan penghubung antara kedua pilihan tadi. Meskipun mudah terucap dan familiar di telinga, tetapi penerapannya sangatlah sulit. Hal ini dikarenakan tanggung jawab adalah hal yang seringkali tidak terpikirkan oleh orang yang merasa merdeka.

Rabu, 22 Juni 2011

Belajar Merokok itu Lebih Sulit Daripada Belajar Berbohong


Untuk menjadi seorang yang mahir dan handal dibidangnya, kita perlu melakukan latihan atau bahkan belajar yang tekun mengenai bidang yang ingin kita dalami. Bahkan biasanya kita harus mengorbankan beberapa pengorbanan baik itu berupa materi, waktu, bahkan harga diri. Merupakan hal yang sangat mustahil, apabila seorang itu ahli dalam sebuah bidang tanpa melalui proses belajar dan latihan, dan merupakan hal yang wajar apabila keahlian itu diraih setelah orang tersebut latihan dan belajar dengan sungguh-sungguh.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa untuk menjadi perokok handal, harus ada pembelajaran bahkan latihan tertentu supaya menjadi seseorang yang benar-benar mahir. Ketika kalian berencana untuk menjadi seorang perokok, kalian harus siap berkorban terlebih dahulu. Yang paling kasat mata adalah materi, ketika kita memutuskan untuk menjadi perokok, kita harus siap untuk mengorbankan beberapa uang kita untuk membeli barang yang disebut rokok tersebut. Kita harus menukarkan sejumlah uang seribu rupiah untuk mendapatkan satu batang rokok, sungguh perbandingan yang tidak adil bukan? Sungguh hal yang wajar ketika perokok ingin menjadi mantan perokok karena alasan yang masuk akal ini, belum ada kata terlambat untuk menyerah.

Lalu setelah proses pertama berhasil dilalui, maka bukan mustahil kita harus kerepotan untuk mencari dan mendapatkan api untuk memulai sebuah ritual senggama antara mulut dan rokok, karena tanpa api ritual itu tak akan bisa berjalan dengan sempurna. Perlu diketahui, ketika kalian memutuskan untuk menjadi seorang perokok, kalian harus siap untuk melakukan ritual ini berulang kali, lalu ketika kalian melakukan ritual ini dan tidak mempunyai sumber api ketika itu, maka kalian juga harus kebingungan berulang kali. Persiapkanlah diri kalian secara jasmani dan rohani ketika kalian benar-benar memutuskan untuk menjadi seorang perokok.

Bukan hal yang mudah untuk melewati dua tahap diatas, karena kita harus mengorbankan materi sekaligus mental kita. Dan berita buruknya ketika kalian sukses melewati dua tahap itu, kalian belum dinobatkan menjadi perokok handal, karena untuk menjadi seorang yang mahir tidak hanya dibutuhkan pengorbanan yang telah disebutkan diatas. Sebaiknya kalian menyerah, karena menyerah itu tak berarti serah. Ketika kalian sudah mendapatkan dua perlengkapan ritual tersebut kalian harus sangat teliti ketika membakar rokok tersebut kalian harus bisa membedakan mana rokok yang dilengkapi dengan filter dan mana rokok yang tidak dilengkapi dengan filter (jenis rokok kretek). Kalian beruntung, jika saat ritual tersebut kalian memakai rokok kretek karena kedua sisinya merupakan tembakau, dan bukan masalah besar apabila kalian salah membakar sisinya. Dan yang menjadi masalah adalah ketika rokok yang ketika itu kalian pakai adalah rokok yang dilengkapi dengan filter, ketika kalian salah membakar sisinya maka saat itu pula kalian telah merasa diri kalian bodoh. Menganggap diri sendiri bodoh itu lebih menyakitkan daripada menganggap orang lain bodoh. Merupakan keputusan bijaksana jika kalian menyerah sampai tahap ini.

Tidak hanya sampai disitu, masih banyak yang harus dilakukan untuk menjadi seorang perokok handal. Menyerahlah sebelum menyerah itu dilarang, begitu kata pepatah. Selanjutnya benar-benar diperlukan kerja sama dengan bagian tubuh kita, kita harus menghirup asap yang muncul akibat dari bara api yang ditimbulkan karena adanya perselingkuhan antara api dan rokok. Untuk seorang pemula biasanya mereka akan menderita, ketika hisapan pertama kalian akan merasakan bahwa batang tenggorokan kalian tidak mau menerima substansi asing yang disebut asap rokok itu. Dan sialnya, kalian harus melakukan hal itu berulang-ulang secara kontinyu bahkan bertubi-tubi hingga batang rokok itu habis, dan tenggorokan kalian semakin tersiksa karena hal yang kalian terluka. Dan dengan sengaja kalian telah merusak menyiksa tenggorokan kalian sendiri yang selama ini telah membantu kalian untuk beberapa hal penting seperti menjadikannya jalan makanan. Untuk yang satu ini memang sangat sulit, bukan hal yang membanggakan jika kalian tidak menyerah.

Tidak hanya berhenti disitu, setelah kalian berhasil menghisap asapnya, maka tanpa disadari kalian telah memperkosa paru-paru kalian dengan asap yang seharusnya tak berada dalam paru-paru kalian. Latihan dan proses yang panjang itu tidak diajarkan dimanapun, bahkan tak ada yang menganjurkan kalian untuk melakukannya. Dan malangnya, apabila kalian berhasil melakukan sederet yang panjang langkah-langkah diatas, kalian belum menjadi perokok handal bahkan terbaik. Karena tak ada yang member apresiasi terhadap kalian, sangat berbeda dengan berbohong. Berbohong selalu mendapatkan penghargaan, dan juga beberapa instansi swasta membuat semacam sekolah berbohong dalam bentuk akting, den seorang aktor atau aktris tiap tahun selalu mendapatkan apresiasi dengan diadakannya penghargaan terhadap aktor dan aktris terbaik.

Belum terlambat untuk belajar menjadi seorang aktor atau aktris. Dari berbagai fakta diatas dapat disimpulkan bahwa seorang perokok itu akan selalu menjadi perokok biasa. Dan tidak akan pernah menjadi perokok terbaik atau bahkan perokok handal. Akan tetapi bagi perokok masih mempunyai kesempatan untuk mendapatkan kebanggan, yaitu dengan memutuskan untuk menjadi mantan perokok. Tentukan pilihan kalian sendiri.

Senin, 13 Desember 2010

Tulisan Fiksi

Sebenarnya menulis itu menyenangkan jika kalian mempunyai keinginan untuk menulis, menulis juga bisa mengembangkan imajinasi kita. Jika kalian menulis, kalian bisa membuat sebuah alur cerita sendiri dan membuat imajinasi-imajinasi yang belum pernah terimajinasikan oleh orang lain. Bahkan apabila kalian menulis, kalian bisa terbang dalam cerita yang kalian tulis. Tidak hanya sebatas itu, kalian bisa mempunyai nyawa sebanyak apapun yang kalian mau dengan menulis. Kalian bisa menciptakan dunia baru dalam dunia kalian. Daripada membaca sebenarnya lebih menyenangkan untuk menulis. Dengan menulis kalian bisa menipu pembaca dengan cerita cerita yang fiksi. Kalian bisa membodohi pembaca dengan menceritakan hal hal ajaib.
Akhir-akhir ini pembaca adalah subjek utama penulis komersial. Bahkan pembaca kadang tak sadar bahwa imajinasinya telah dikendalikan oleh seorang penulis karangan fiksi. Mungkin sebagai pembaca sangat menyesal telah membaca artikel ini. Sebenarnya kalian tak perlu menyesali hal itu. Membaca itu sebenarnya juga perlu dilakukan. Seperti contohnya membaca artikel ini. Setelah pembaca membaca artikel ini, pembaca akan sadar. Betapa bermanfaatnya artikel yang telah dibacanya. Karena disini tidak pernah ada fiksi didalam ceritanya. Semua bisa terlibat dan menerbangkan imajinasi sesuai selera masing-masing.
Pembaca yang cerdas adalah pembaca yang mau membaca artikel sepenting ini. Jika kalian percaya terhadap artikel ini, berarti kalian adalah orang yang beruntung. Karena tak banyak orang yang bisa membaca artikel ini. Jadikan kalian pembaca pertama yang membaca artikel ini. Dan kalian akan membawa pembaruan.
Sekarang kalianlah yang akan menentukan perkembangan imajinasi kalian, mengendalikan atau dikendalikan? Bukan merupakan sebuah keputusan yang berat karena hal itu adalah dua hal yang berbeda. Membodohi atau dibodohi? Itu semua tergantung keputusan kalian.
Dengan membaca artikel ini, kalian dapat menyimpulkan bahwa mengunjungi halaman ini (http://danarbercengkerama.blogspot.com) merupakan syarat wajib sehari-hari, karena halaman ini mempunyai manfaat dan pencerahan.
Jika kalian mempunyai kesimpulan seperti itu, maka kalian adalah orang yang sangat cerdas. Dan jangan lupa hari setiap Senin kalian akan mendapatkan hal baru yang bermanfaat untuk kehidupan kalian selanjutnya. Tetaplah menjadi pembaca yang cerdas!